Entah.

Entah.

Seperti mencintai tanpa benar-benar tau siapa yg dicintai
Seperti merindu dan mendamba
Seperti ingin berjumpa tapi takut berjuang
Seperti memiliki tanpa mengenal
Seperti ingin merengkuh tanpa hak
Seperti ingin mengutarakan tanpa suara
Seperti ingin bersama tapi terlalu pesimis akan kemungkinan.

Seperti ingin bermimpi tapi takut jatuh
Seperti ingin kembali ke masa dulu tapi ingin tahu masa depan
Seperti ingin memiliki tapi terlalu jauh dari kenyataan.

Seperti mendengar ribuan puisi tanpa makna
Seperti mendengar jutaan lagu tanpa nada
Seperti merangkai kata tanpa akhir
Seperti berjalan tanpa arah
Seperti berteriak tanpa seorangpun mendengar
Seperti berjalan tanpa tujuan.

Seperti ada lubang besar dihati
Seperti ada warna abu-abu didalam lukisan warna warni
Seperti ada kepingan hilang didalam sebuah puzzle
Seperti ada lembaran buku yang sobek
Seperti ada buku yang belum selesai ditulis.

Seperti aku mendamba ia yang hanya ada di imajinasi, ia yang bisa mengisi. Ia yang menjawab semua pertanyaan, menjawab keraguan, melengkapi kekurangan.

Ia, yang dengannya, aku tak lagi merasa kosong. Ia, yang dengannya, membuatku tak pernah melamun lagi. Ia, yang dengan hadirnya, aku merasa utuh. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s