Perjuangan.

Perjuangan.

“Hidup adalah perjuangan.” Begitulah pernyataan yang sering saya dengar. Tapi selama ini, pernyataan itu terus menjadi pernyataan tanpa makna sampai akhirnya kini saya merasakan perjuangan di dalam hidup saya sendiri.

Lantas, apa itu perjuangan? Setiap dari kita mungkin memiliki definisi yang berbeda-beda tentang perjuangan ini. Jujur saja, saya tidak begitu pandai dalam memberikan definisi. Silahkan Anda mengartikannya sendiri.

“Karena pada dasarnya, semua mahluk hidup, bahkan setan sekalipun, berjuang.” Ratusan sperma berjuang untuk bisa masuk ke indung telur – mereka bersaing, berjuang, sampai akhirnya ada satu sperma yang berhasil. Bayi di dalam kandungan berjuang sendiri, menunggu hingga ia lahir ke dunia. Benar memang, bahwa hidup adalah perjuangan karena kita – setiap individu manusia, berjuang dan berkompetisi dengan sperma lain untuk bisa lahir ke dunia ini.

Dulu, perjuangan identik dengan bambu runcing atau pergi ke medan perang. Kini, perjuangan seharusnya diartikan dengan konteks yang lebih luas.

Kita semua berjuang dengan perjuangan yang berbeda. Ada yang berjuang untuk meraih nilai bagus, berjuang melawan penyakit, berjuang untuk mencari nafkah, berjuang untuk mendapat sekolah/universitas favorit, berjuang untuk menyelesaikan studi. Itu semua adalah perjuangan yang apabila kita berhasil melewatinya, kita akan merasa bahagia dan puas.

Perjuangan, bukan hanya milik mereka yang berdasi, menyandang banyak gelar, berpergian menggunakan kendaraan pribadi. Perjuangan adalah milik semua orang tanpa terkecuali. Supir angkot berjuang mendapatkan penumpang, pemulung berjuang mencari sampah-sampah yang mungkin masih bisa dimanfaatkan, pedagang berjuang menjajakan dagangannya. Ya, itulah bentuk perjuangan yang sering saya lihat di jalan.

Lalu, apakah perjuangan itu hanya kita jumpai di jalan? Sekolah? Atau tempat umum lainnya? Tentu saja tidak. Sekarang, coba pikirkan dari mana kamu berasal – rumahmu atau tempat tinggalmu. Orangtua kita berjuang setiap hari untuk diri mereka sendiri, untuk keluarga, dan yang paling penting, untuk kamu sebagai anak mereka. Ibu yang berjuang mencuci baju kita, menyediakan makanan, membereskan rumah. Beliau harus berjuang menahan rasa lelah dan kantuk untuk melakukan rutinitas seperti itu. Ayah yang selalu berjuang dengan keras untuk menafkahi keluarga.

Perjuangan tidak selalu dapat kita lihat. Terkadang hal-hal yang kasat mata justru yang paling menantang. Kita berjuang untuk melawan hawa nafsu dan amarah, berjuang untuk tetap berbuat baik dengan begitu banyak godaan di sekitar kita, berjuang untuk tetap berpegang teguh pada prinsip di tengah hasutan-hasutan yang sering kali membuat goyah, berjuang untuk tetap mengejar cita-cita meskipun lelah yang teramat sangat, berjuang melawan rasa malas yang sering kali mendominasi diri, berjuang untuk tetap perduli meskipun kadang tidak dihargai, berjuang untuk move on dari kenangan pahit masa lalu dan berjuang untuk melakukan hal-hal yang benar di mana hal-hal yang salah lebih dihalalkan.

Perjuangan, apabila kita memaknainya secara mendalam, adalah suatu proses yang sangat melelahkan, menantang dan memakan banyak waktu untuk melaluinya. Saya atau mungkin juga Anda berjuang selama kurang lebih 12 tahun untuk bisa kuliah, melewati proses yang tidak mudah dan memakan biaya yang tidak sedikit. Tidak apa, itulah perjuangan – perjuangan untuk menjadi manusia cerdas yang kelak bisa bermanfaat untuk orang banyak.

Teruslah berjuang karena hidup adalah perjuangan. Teruslah menginspirasi, menolong, menebar kasih. Teruslah belajar, bekerja dan berdoa. Letih memang, tapi hidup akan terasa hambar tanpa perjuangan. Ingatlah bahwa semakin keras perjuangan maka akan semakin manis kemenangan kelak. Bahwa semakin kita berjuang, akan semakin puas ketika kita merengguk manisnya hasil kelak.

Teruslah berjuang dengan kebaikan. Sungguh, perjuangan tanpa kebaikan tiada artinya. Berjuanglah untuk mendapat nilai baik tanpa usaha mencontek sedikitpun. Berjuanglah mendapatkan kerja tanpa usaha menyogok, berjuanglah menjadi wakil atau pemimpin rakyat tanpa usaha menyuap. Perjuangan yang baik, InsyaAllah akan membuahkan hasil yang baik.

Teruslah berjuang dengan penuh semangat!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s