buku Linguistics Inten

buku Linguistics Inten

Hari ini adalah hari Selasa. Sebenarnya gue ada mata kuliah BnP, tetapi karena pak dosen tercinta gak bisa hadir, jadi BnP diganti besok. Gue pun dateng siang pas Linguistics. Awalnya sih biasa aja, belajar, dengeri Ms Evi terus baca bukunya. Topik hari ini masih tentang ngajarin simpanse untuk memproduksi bahasa. Topik yang cukup seru. Nah, ada beberapa simpanse di buku Linguistics kita. Ada Gua, Viki, Washoe, Sarah, dan Lana. 

Dari pembahasan tentang simpanse itu, mulailah kita main kata-kataan. Gue manggil Sasya Doris, Umi sebagai Viki, dll. Nah semuanya sih datar-datar aja sampe akhirnya bu aji (nama sebenarnya Rizqa) bilang gini: “Bukunya Inten di stabiloiin semuanya ya.” Alhasil gue sama Umi nengok ke arah Inten yang lagi baca buku dengan serius, dan bener aja bukunya itu emang warna ijo semua!

Gua sama Umi ngakak banget tuh. Inten bener-bener stabiloiin hampir semua paragraf dan itu jadi sedikit aneh buat kita (gue dan Umi). Akhirnya gue dan Umi harus bersusah payah nahan ketawa dan berusaha gak ngeliat Inten atau buku ijo nya itu. 

Setelah kuliah selesai dan Ms Evi udah keluar, gua pun minjem bukunya Inten, dan mbake dengan polosnya berkata: “Bukunya Inten lumutan.” Yap, bukunya Inten emang lumutan karena banyak warna ijonya. Gua pun melihat buku itu dan ketawa terbahak-bahak terus gue kasih Umi dan dia pun terbahak-bahak juga. Bedanya bibir Umi lebih lebar dari gua 😀

Itu dia tentang buku ajaib nya Inten. Gua gak ngerti kenapa dia stabiloiin hampir semua paragraf padahal kan harusnya yang penting-penting doang. Tapi mungkin bagi Inten semuanya penting, jadi begitu deh. Inten emang temen gue yang cerdas, rapi, dan juga dermawan. Kerapihannya hampir sama kaya mbake dan kemangapannya hampir sama kaya iqi HAHA.

Pas sore hari setelah solat Ashar. Kita (gue, Umi, Inten, Sasya, Iqi, dan Dila) duduk di teras Fatulloh. KIta lagi nunggu hujan reda. Sasya dan Inten udh niat untuk bolos mata kuliah BnP besok. Dan ini alasan mereka:

Gue: Kenapa lu bolos?

Sasya: Gue mau bikin SIM mil

Gue: oh gitu (alasan diterima dan itu logis)

Gue: kalo lu ten? kenapa?

Inten: gue mau minta duit

Gue: lah kan bisa transfer?

Inten: iya, tapi gue mau mintanya sama ibu gua

Gue: (gak percaya, pasti ada motif lain)

Setelah diam beberapa lama, gue pun bertanya lagi ke Inten

Gue: jadi besok gue harus bilang apa ke pak Yudhi?

Inten: bilang aja gue ikut lomba menggambar di Australia

Gue dan yang lain: TERTAWA LEBAR

Gue dan Umi: bilang aja kalo elu gak punya duit terus butuh bantuan ya ten?

Inten: ah enak aja luuuuu

Karena hujan udah sedikit reda, gue dan yang lain pun memutuskan untuk pulang. Dan gue nanya lagi ke Inten

Gue: jadi alasannya karena lu ikut lomba gambar ten?

Inten: iya. Eh jangan deh, bilang aja gue lagi operasi. Suntik putih

Gue dan yang lain: TERTAWA LEBAR SELEBAR UMI HAHA

Jadi begitulah, kalo menurut gue sih alasan yang terakhir yang paling OK 😀

Nah, itu dia cerita hari ini. Topik utamanya emang seputar Inten karena dia emang yang paling hits diantara kita. 

Hehe 🙂

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s